Kajian Literatur Sistematis dan Meta-Analisis Efektivitas serta Tren Pengembangan Media Teka-Teki Silang Digital dalam Pembelajaran Kosakata Bahasa Jepang
Keywords:
Teka-Teki Silang, Bahasa Jepang, Kosa Kata, Cognitive Load Theory, Involvement Load HypothesisAbstract
Penguasaan kosakata (goi) merupakan fondasi utama dalam pemerolehan bahasa Jepang, namun kompleksitas sistem aksara sering kali menyebabkan beban kognitif berlebih bagi pemelajar. Penelitian ini bertujuan untuk menjustifikasi penggunaan Teka-Teki Silang (TTS) sebagai solusi pembelajaran melalui kerangka Cognitive Load Theory dan Involvement Load Hypothesis. Menggunakan metode Kajian Literatur Sistematis dan meta-analisis terhadap sembilan artikel terpilih, penelitian ini menganalisis efektivitas TTS dibandingkan media konvensional maupun gamifikasi lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa TTS berperan sebagai visual scaffolding yang mereduksi beban kognitif intrinsik dengan menyediakan struktur search space yang terorganisir. Aktivitas interseksi huruf dalam grid TTS memicu pemanggilan kata secara produktif melalui jalur ganda semantik-ortografis, yang terbukti secara signifikan meningkatkan retensi kosakata dibandingkan metode hafalan pasif. Selain itu, integrasi strategi chunking dan teori Dual Coding dalam desain TTS digital mampu mengoptimalkan fungsi kognitif siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan media TTS masa depan harus bersifat multimodal dengan memberikan umpan balik instan guna memperkuat asosiasi ortografis dan memfasilitasi retensi bahasa jangka panjang yang berkelanjutan.